Selasa, 29 November 2011

komunitas pencinta puisi

Mimpi anak-anak

Melompati pagar berduri siang hari
Menghambur sambangi tanah lapang berilalang
Mengarungi air hingga tengah telaga

Tawa riang, cahaya di binar mata itu ada

Serantang bekal mimpi tentang matahari
Saat awan kelabu, melompat girang menanti hujan
lalu berlari hingga batas langit menunggu pelangi

Anakanak dan khayalan seribu cahaya bintang
Lalu Menembang rembulan, memanggilnya turun saat malam
menunggu kunangkunang sinari wajahnya

bermimpi tentang ayah dan ibu yang menggantung di langit
Melukiskan tawatawa suka dan celoteh yang sempurna

Atau memaknai aksara dan angka, menghitung bilangan hari dengan jemari

Anakanak mengeja namanya di setiap doa, ajari kita bahwa rindu dan cinta itu ada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar