Re: [CURHAT] Daku tak paham "Bisnis Pendidikan"
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Ibu Arie Yth...
Kenyataannya memang begitu kok Bu, mereka skrg lebih mengutamakan
komitmen orangtua untuk berpartisipasi dalam komunitas sekolah alam
secara total sampai ada pertanyaan: apakah anda bersedia bolos kerja
demi kegiatan sekolah anak, bukan cuma ibunya saja tapi juga
bapaknya, jika bapaknya ada meeting penting di kantor & outing di
sekolah alam mana yang didahulukan, apakah rela menyumbangkan apa
saja demi sekolah dll.
Anehnya lagi ada email2 japri pembelaan dan sanggahan dari pihak2 yg
mengaku sebagai komunitas orang tua murid sekolah alam sampai capek
saya membacanya, mereka sangat bangga dengan komunitasnya dan
menganggap kegagalan saya dalam interview akibat saya berpikir
sekolah adalah tetap penitipan anak & saya oang tua yang tidak
komitmen terhadap pendidikan anak, siapa mereka gitu lho, baru
ketemu sekali hari itu sudah lancang menilai saya yg membesarkan
anak saya hampir 7 tahun ini sebagai orangtua tidak punya komitmen?.
Lalu minat & bakat anak saya yg sangat mencintai alam & lingkungan
sama sekali mereka abaikan, mereka cuma perlu satu hal; komitmen
orangtua untuk membiayai sekolah secara urunan di luar uang pangkal
& SPP, minat anak saya kepada alam & lingkungan?, sptnya tidak
penting di sekolah alam...
Anak saya mau masuk SDIT dekat rumah, minatnya kepada alam akan saya
fasilitasi dengan sekolah alam sesungguhnya bukan yg palsu seperti
di sekolah alam yg saya temui tsb, ada kolam ikan, ada kebun, ada
gazebo, outing ke alam, suasanannya pedesaan, tapi terasa garing dan
hampa karena kehilangan makna, anak saya akan belajar langsung
kepada alam bersama teman, guru, & orangtuanya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar